ReLife

ReLife

Episode: 13
Premier: Musim Panas 2016
Studio: TMS Entertainment
Sumber: Web manga
Genre: potongan kehidupan, romansa, sekolah
Rating: ★★★★★★★★☆☆

•••

Setelah mengecek koleksi anime di laptop saya (yang kebanyakan saya dapat dari adik saya), saya menemukan anime berjudul ReLife. Sudah lama saya tidak menonton anime, jadi saya putuskan untuk menontonnya.

Saat pertama kali lihat anime ini, saya pikir kayaknya ini adalah anime dengan cerita santai tentang kehidupan sehari-hari anak sekolahan di Jepang. Namun ternyata saya salah. Ini tidak sesederhana itu. Ceritanya tentang seorang NEET (Not in Education, Employment, or Training) yang diberikan obat yang membuat tubuh bisa kembali jadi seumuran siswa SMA. Obat ini mengingatkan saya pada obat apotoxin yang diminum Shinichi Kudo, namun bedanya obat ini membuat dia jadi seumuran siswa SD. Setelah menjadi muda, si tokoh utama memulai kembali kehidupannya di SMA.

Visualisasi

Gambarnya sederhana. Eksposurnya terlihat rendah dan membuat gambar terlihat agak gelap. Selain itu, tidak banyak warna-warna cerah. Kebanyakan didominasi warna kelabu. Mungkin untuk memberikan kesan serius dari anime ini. Saya sendiri suka dengan gambar bereksposur rendah yang memberi kesan melankolis.

Lagu dan Musik

Lagu pembukanya bagus walau saya sendiri tidak suka dan tidak benci juga. Begitu juga dengan lagu penutupnya. Saya suka di lagu penutup ada gambar-gambar yang seperti diwarnai dengan cat air.

Karakter

Kaizaki Arata si tokoh utama memiliki karakter yang santai. Dia tidak seperti tokoh utama di anime shounen yang kebanyakan energik dan bersemanagat, atau pun seperti karakter cowok di anime shoujo yang cool dan melankolis. Dia orangnya dewasa (yah… karena dia memang orang dewasa berusia 27 tahun yang jadi anak SMA), dan peka terhadap keadaaan sekitarnya. Kalau dia nyata, saya ingin sekali berteman dengannya. Kemudian ada Yoake Ryou, orang yang memberikan dia obat dan mengawasi gerak-geriknya. Tidak, dia bukan penguntit. Itu memang tugasnya dan Arata sudah mengetahuinya sejak awal. Selain itu tokoh-tokoh yang lainnya semua adalah siswa-siswa sekolah yang lain. Tidak ada orang luar karena ini berfokus ke kehidupan Arata di sekolah. Ada juga sih episode yang membahas tokoh di tempat kerja Arata yang lama. Saya suka melihat interaksi antar tokoh karena menunjukkan persahabatan yang nyata.

Cerita

Ceritanya bisa dibilang unik. Ini anime kedua setelah Detektif Conan di mana saya melihat orang dewasa yang menjadi muda kembali. Tapi dibandingkan Conan yang kebanyakan fokus pada kasus-kasus kejahatan, ReLife lebih fokus ke kehidupan sehari-hari di mana tokoh utama mencoba lagi berinteraksi dengan anak-anak muda dan menyelesaikan permasalahan-permasalahan khas anak muda. Kita bisa melihat bagaimana dia berkaca dari pengalaman hidupnya untuk menyelesaikan permasalahan dan bahkan mengambil pelajaran untuk dirinya sendiri. Ini adalah anime yang sangat tepat ditonton oleh setiap orang dewasa karena memberikan pesan yang positif. Pesan yang saya tangkap dari anime ini adalah bahwa teman-teman seharusnya ada agar kita dapat saling membantu ketika menghadapai masalah. Mereka adalah pendukung kita saat kita sedang terpuruk. Pertemanan itu sesuatu yang berharga.

Untuk anime ReLife saya kasih bintang 8 dari 10 terutama karena kisahnya yang menyentuh. Banyak pelajaran yang dapat kita peroleh dari episode-episode anime ini. Ini menjadi salah satu anime kesukaan saya. Silahkan menontonnya untuk merasakannya sendiri.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s